Sinarnya kian meredup, membawanya ke arah yang tak semestinya ia langkah
Cahaya yang telah punah, bisa ku kata seperti itu,,,,,
Adakah ‘dia’ kembali dengan membawa semangat keindahan yang dulu pernah ku rasakan?
Hati,,,ya ia telah buta, tak melihat,
Nafsu kian merajalela memangsanya dan diriku,,,,
Hanya sahabat bagi dia yang menyesatkan
Oh tidak, pergilah engkau! Kembalikan ‘ia’ pada jiwa terluka ini,
Tak pernah ku bayangkan kau muncul dengan wajah dulu yang lebih menjijikan
Kenapa kau hadir? Jika dulu memng aku konco-mu, tidak untuk sekarang,,
Kembalikan ‘ia’ pada sengsara hidup ini
Tuk membangkitkan samsara kalbu yang telah padam,,,
Ataukah kau memanfaatkan diriku yang lemah ini?
Apakah karena aku lemah kau mendekatiku dan menghancur leburkan’nya’.
Maaf kan aku, wahai kalbu,,,aku lemah tak bisa mempertahankanmu,
Tapi sungguh ku ingin kau hadir kembali pada jiwa hina ini, aku mohon,
Aku janji demi mewujudkan cinta yang sejati,
Akan ku kembalikan cinta fitrah ini untukmu, wahai kekasih’.
Minggu, 30 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Just because something good ends doesn't mean something better won't begin. Believe that Allah has a bigger and better secret for you. ^^
BalasHapus